Belajar Investasi Reksadana Dengan Baik

Belajar Investasi Reksadana Dengan Baik

Hidup penuh dengan kejutan. Ada banyak hal terjadi secara tiba-tiba, entah itu kejadian menyenangkan, atau bahkan malah musibah. Musibah pasti menimpa semua orang, hanya saja kadarnya yang berbeda. Kecelakaan, dipecat dari pekerjaan, sakit parah atau bahkan penipuan, adalah bencana yang mungkin saja akan menimpa kita di masa depan. Bencana semacam itu tentu membutuhkan uang untuk membantu mengatasinya. Oleh karena itu, kita harus menggunakan uang yang kita miliki saat ini dengan baik. dan jangan lupa untuk menyisihkan sebagian uang yang kita punya untuk ditabung. Jika menabung di bank terasa kurang tepat, kita dapat menggunakannya untuk investasi.

Mengenal Pengertian Investasi

Berapa pun pendapatan yang kita miliki, kita harus bisa menyimpan sebagiannya untuk menabung atau berinvestasi. Uang yang ditabung, hanya akan berdiam di buku tabungan dan malah akan mendapat potongan di bank setiap bulannya. Jika Anda tidak cocok dengan sistem di bank, Anda dapat menggunakannya untuk melakukan investasi.

Investasi adalah sistem tanam modal atau dana kepada suatu perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil lebih di masa yang telah ditentukan. Investasi terdiri dari 2 jenis, yaitu investasi saham dan investasi reksadana. Kita mungkin sering mendengar tentang investasi saham, namun tidak dengan investasi reksadana. Apa itu investasi reksadana?

Mengenal Investasi Reksadana

Reksadana adalah tempat untuk mengumpulkan dan mengolah uang dari investor oleh manajer investasi. Perbedaan investasi reksadana dan investasi saham adalah dari jumlah nominal uang di investasikan. Jika investasi saham membutuhkan modal investasi awal hingga puluhan juta rupiah, maka investasi reksadana dapat dilakukan dengan nominal berapa pun tergantung dari keinginan investor.  Investasi jenis ini sangan cocok untuk para investor baru yang ingin belajar menginvestasikan harta mereka. namun, sebelum memutuskan untuk mengikuti investasi reksadana, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan.

  1. Menentukan jenis investasi reksadana

Investasi reksadana memiliki beberapa jenis investasi berbeda yang juga memiliki aturan dan sistem yang berbeda pula. Beberapa jenis investasi reksadana adalah reksadana index, campuran, syariah, pasar uang, pendapatan tetap, dan lain sebagainya. Karena terdapat banyak jenis reksadana, sebelum kita memutuskan untuk bergabung, sebaiknya pahami jenis-jenis reksadana tersebut. beberapa jenis reksadana yang paling bayak dipilih oleh investor saat ini adalah reksadana pendapatan tetap, pasar uang, tetap, dan dana proteksi.

  1. Tujuan

Segala sesuatu yang akan kita lakukan harus memiliki tujuan yang jelas. terlebih untuk hal yang berhubungan dengan masa depan financial kita, seperti investasi. Tentukan tujuan investasi yang akan kita lakukan, apakah untuk pendidikan anak, dana pensiun, dana membangun rumah, atau tujuan lainnya. Dengan tujuan yang jelas, kita juga dapat memilih jenis reksadana yang akan kita pilih karena berhubungan dengan jangka waktu investasi yang akan dilakukan.

Read more